PimpingYourSpace.com. All you can need.

Thursday, September 06, 2007

Baik Buruknya Memiliki Sahabat ‘Se’kantor...

PimpingYourSpace.com. All you can need.Banyak orang yang mengatakan bahwa teman dekat adalah teman yang melebihi teman biasa. Lalu, sama tidak sih teman dekat dengan sahabat/sobat?

Sebagian orang mengatakan sama, antara teman dekat dengan sahabat. Dan sebagian lain ada yang mengartikan sedikit ada perbedaan antara teman dekat dan sahabat, dengan alasan karena sahabat adalah teman dekat yang melebihi teman dekat. Nah loh, bingung gak sih? Sebenarnya apa artinya ’sahabat’ itu?



Biasanya dengan seorang sahabat, anda akan dapat lebih berkomunikasi, bertukar fikiran, berinteraksi, bersosialisasi, berkreasi bahkan berekreasi secara lebih emosional dibanding dengan teman biasa. Dalam membina persahabatan, orang umumnya memiliki persamaan minat dan kepentingan. Misalnya, sama-sama minat olahraga, hobi belanja dan lain-lain.

Memiliki banyak teman bisa membuat anda merasa sangat senang. Terlebih jika dikelilingi oleh teman-teman yang ramah, hangat dan tulus, pasti akan membuat anda merasa tenang dan lebih nyaman. Tak dibayangkan bukan, jika dalam suatu lingkungan anda tidak memiliki seorang temanpun. Begitu juga di kantor, tempat anda bekerja.

Memang dalam berteman di kantor / lingkungan kerja, anda tak perlu memilih siapa saja yang akan menjadi teman anda. Tetapi, dalam memilih sahabat, sebaiknya anda bersikap lebih hati-hati dan bijaksana.

Seperti pengalaman yang dialami Ayu, seorang project manager di sebuah perusahaan jasa di Jakarta, pernah mengalami pengalaman pahit akibat memiliki sahabat dalam satu kantor. Ayu, wanita karir dan supel ini harus kehilangan pekerjaannya di kantor tempatnya bekerja. Dan harus bersedia di mutasi ke anak perusahaan lainnya.

Hal ini disebabkan, sahabat satu kantornya yang bernama Wulan mengkhianati persahabatan mereka. Berawal dari sikap Wulan yang telah berubah sejak mendapat perhatian lebih dan tak wajar dari atasan yang sudah berkeluarga. Sebagai sahabat, Ayu menasihati dan tidak mendukung akan tindakan Wulan dalam menanggapi perhatian atasan tersebut. Terlebih karena Wulanpun sudah berkeluarga.

Sikap Ayu yang tidak mendukungnya tersebut, membuat persahabatan mereka menjadi renggang. Wulan menjadi sering berbohong dan mencuri waktu disela-sela jam kantor untuk bertemu dengan atasan tersebut diluar kantor untuk urusan pribadinya. Tak hanya itu, performa kerja serta kerjasama dalam satu tim pun menurun.

Hubungan persahabatan mereka bertambah retak, setelah Wulan semakin dekat dan terang-terangan terlibat asmara dengan sang atasan. Wulan menceritakan semua rahasia persahabatan mereka. Termasuk nasihat-nasihat Ayu dulu kepadanya untuk menjauhi atasan mereka tersebut.

Alhasil, sang atasan menciptakan suasana kerja yang tidak kondusif dan tidak nyaman bagi Ayu. Semakin lama Ayu dibebastugaskan serta secara bertahap dikurangi tanggungjawabnya sebagai project manager. Dan pada akhirnya Ayu di mutasi ke anak perusahaan lain yang berbeda gedung dengan kantornya itu.

Bagi Reza, seorang eksekutif muda yang bekerja di industri F&B, dirinya bersyukur jika dapat memiliki seorang sahabat dalam satu kantor. Tetapi jika memang tidak menemukan orang yang sesuai untuk dijadikan sahabat, dirinya tak memaksakan untuk mencari. Toh bagi pria muda bertubuh atletis ini, sahabat bisa dicari dari lingkungan luar kantor.

Menurutnya, persahabatan itu adalah pertemanan yang memakai perasaan lebih. Oleh sebab itu jika perasaan terlalu dilibatkan dalam situasi bekerja, maka akan memperbesar resiko dalam jenjang karirnya.

Dari cerita tentang dua orang tersebut, hal yang patut diingat adalah: Jangan jadikan persahabatan itu sebagai suatu ’ketergantungan’. Karena umumnya, wanita lebih melibatkan emosi dan perasaan daripada pria.

Lalu, bagaimana sebaiknya jika memiliki sahabat dalam satu kantor? Apakah akan mempengaruhi bagi karier anda?


Ada baiknya anda mengetahui baik buruknya memiliki seorang sahabat dalam satu kantor. Berikut beberapa hal positif, jika anda memiliki sahabat dalam kantor yang sama:

· Anda memiliki tempat curhat / berbagi rasa.
· Anda mendapat tempat dukungan jika mengalami masalah.
· Ada yang memberi semangat dan menghibur anda jika mengalami masalah.
· Anda akan mendapat input-input untuk kemajuan karier anda.
· Anda akan mendapat informasi lebih cepat seputar pekerjaan / kantor, jika anda memiliki sahabat dalam posisi & jabatan yang sama.
· Persaingan dalam berkarier dengan sahabat anda, dapat memotivasi kinerja kerja anda menjadi lebih meningkat dalam meraih kemajuan.
· Anda dapat saling berbagi dengan sahabat tersebut tak hanya masalah di lingkungan kerja, bahkan untuk masalah keluarga, teman atau pasangan.
· Jika anda memiliki sahabat dengan berbeda level / kedudukan jabatan, akan lebih mudah bagi anda untuk mengekspresikan diri anda dan mengajukan ide-ide anda demi kemajuan perusahaan dan berguna bagi karier anda.

Sebaliknya, ada sisi negatif jika anda bersahabat dengan rekan sekantor, yaitu:
· Jika persaingan dalam berkarir & persahabatan menjadi satu, dan sudah tidak berjalan dengan sehat, akan berakibat fatal bagi karir anda. Berikut contohnya:
o Anda dapat bertindak emosi untuk pindah kerja tanpa memikirkan karier yang telah anda bina sebelumnya, akibat perselisihan dengan sahabat.
o Anda akan mengkhianati persahabatan yang telah anda bina dengan membuka aib / rahasia sahabat anda yang telah dia percayai kepada anda, guna memenuhi ambisi peningkatan karier. Hal itu akan membuat reputasi buruk bagi anda dan karier anda.
o Timbul pikiran negatif dan ide-ide kotor untuk menjatuhkan karir sahabat anda, sehingga timbul image anda adalah tipe orang yang menghalalkan segala cara dalam meraih keuntungan diri sendiri di lingkungan kerja.
· Jika anda sudah merasa ketergantungan dengan sahabat tersebut, dan emosi anda sudah sangat terikat dengannya, maka akan berdampak pula pada karir anda. Berikut contohnya:
o Anda akan selalu bersama dengan sang sahabat, baik waktu makan siang, pulang kerja, bahkan setiap saat anda tampak berdua. Hal ini akan membuat anda di cap ’eksklusif’ dan mengesankan diri anda sombong, tidak mau bersosialisasi dengan orang lain di lingkungan kerja anda.
o Jika sahabat pindah kerja dan tak lagi sekantor dengan anda, anda akan merasa sangat kehilangan. Bahkan mungkin, akan mengikuti jejaknya untuk pindah ke dalam kantor yang sama, sehingga anda tidak fokus dalam meniti karir anda.
· Jika anda memiliki sahabat dalam satu divisi yang sama dan jabatan selevel, persaingan kerja akan lambat laun berubah menjadi persaingan tidak sehat.
· Jika anda memiliki sahabat dengan berbeda level, pertimbangkanlah! Karena akan membuat segala sesuatu yang anda raih berkat kerja keras yang dijalankan dengan baik & cara-cara lurus, akan dinilai tidak selalu positif. Bahkan mungkin, anda akan mendapat cibiran dari sesama rekan kerja, bahwa hasil yang telah anda capai hanyalah pemberian atasan yang menjadi sahabat anda.

Hmm... ternyata memiliki sahabat sekantor tidak selamanya memberikan dampak positif bagi kemajuan & perkembangan karir anda bukan?

Nah, sebelum memulai persahabatan dalam satu kantor, simak beberapa saran & tips memilih sahabat sekantor dibawah ini:
· Anda memerlukan waktu untuk mengetahui siapa dan bagaimana calon sahabat anda tersebut.
· Jangan pernah anda mengungkapkan semua hal pribadi anda padanya sekaligus, meskipun dia telah menceritakan semua hal pribadinya kepada anda.
· Jangan langsung mengambil keputusan untuk menjalin persahabatan hanya dengan bertemu dengannya beberapakali saja.
· Jika anda merasa tidak cocok dengannya, dan dia telah menganggap anda sebagai sahabatnya, anda berhak untuk menolak dengan cara yang halus. Gunakanlah sikap simpatik dan baik. Bahkan sebaliknya, jika anda yang ditolak untuk dianggap seorang sahabat, jangan sakit hati dan rendah diri. Masih banyak orang lain yang lebih cocok menjadi sahabat anda.
· Jika sahabat menceritakan sesuatu yang sangat pribadi dan rahasia, anda harus menjaganya. Janganlah anda mengumbarnya pada rekan-rekan kerja. Karena akan berdampak buruk pada persahabatan anda dan bahkan menimbulkan ketidakpercayaan sahabat & rekan kerja lainnya kepada anda, sehingga berdampak pada situasi & kondisi kerja anda sendiri.
· Apapun yang terjadi dalam hubungan persahabatan anda di kantor, jangan pernah anda membuka aib / rahasia sahabat anda kepada siapapun. Hargailah bahwa dia pernah menjadi sahabat anda!
· Jika persahabatan di kantor harus berakhir, jangan sampai mempengaruhi kualitas dan kinerja kerja anda.
· Jangan jadikan persahabatan anda menjadi penghambat anda dalam berkarir.
· Anda harus menjaga hubungan persahabatan anda itu benar-benar sehat dan saling memberi pengaruh positif.
· Anda harus bersikap profesional dalam bekerja dan tetap menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan lainnya, meskipun telah memiliki sahabat di kantor.
· Jadikan persahabatan anda dengan rekan sekerja tersebut menjadi motivasi anda untuk meraih kemajuan berkarir.

Nah... untuk itu, pertimbangkanlah hal-hal diatas untuk memiliki sahabat ’se’kantor, karena semua akan berpengaruh tak hanya pada karir anda, tetapi juga pada kehidupan sosial anda kelak.

Baca Lebih Lengkap...

Stress bisa diatasi kok...

Rutinitas dan tugas kerja bertumpuk-tumpuk, membuat seseorang bosan dan jenuh. Bahkan seringkali menimbulkan tekanan pada diri mereka. Belum lagi, beban hidup yang harus dihadapinya, sehingga hal tersebut menimbulkan suatu ketidaknyamanan hati dan fikiran. Inilah yang seringkali disebut stress.



Cobalah simak berapa banyak pemberitaan di media massa mengenai kasus bunuh diri, kasus pencurian, kasus penganiayaan dan kriminalitas lainnya? Banyak sekali kasus seperti itu terjadi dan selalu ada setiap hari. Jika dilihat dari sebab, mengapa mereka bertindak seperti itu, kebanyakan dari mereka merupakan orang-orang stress, dan bahkan stress tersebut telah berubah menjadi depresi.

Stress yang dialami seseorang berbeda dengan yang lainnya. Masing-masing memiliki porsi sendiri-sendiri. Jika seorang karyawan stress akan pekerjaan rutin dan target yang harus dicapainya, maka seorang atasan tentu berbeda akan hal tersebut. Dimana seorang atasan harus lebih banyak memikirkan bagaimana menjalankan perusahaannya dengan baik serta mensejahterakan karyawannya.

Bagaimana cara seseorang mengatasi stress di kantor?
Tengoklah pengalaman Ade, seorang wanita muda yang bekerja pada sebuah organisasi non profit di Jakarta. Pekerjaan tersebut diakui sangat sesuai dengan minat dan bakatnya. Dia sering berpergian ke daerah-daerah pelosok di Indonesia, untuk memberikan penyuluhan maupun melakukan survei. Perjalanan kerja ke daerah-daerah yang berbeda, rasanya sangat bisa dipastikan akan membuat dirinya selalu fresh.

Tetapi, ternyata hal itu tidak menjamin Ade tidak terkena stress. Diakuinya jika rasa bosan melanda, Ade akan menelpon kawan-kawannya. Meskipun hanya sekedar bersapa, maupun bercerita apa yang sedang ia lakukan di luar daerah. Baginya, lebih baik dia mengeluarkan kocek sedikit untuk biaya interlokal, daripada dirinya bertambah sumpek akibat stress harus berada sendiri di daerah orang. Alhasil, meskipun dengan pembicaraan yang hanya 10-15 menit, Ade merasa lebih baik dan bisa semangat kembali untuk menyelesaikan tugasnya hingga balik ke Jakarta.

Lain lagi cerita Pipit, seorang creative designer sebuah perusahaan organizer pameran yang cukup besar di Jakarta. Pekerjaannya selalu dikejar deadline. Mulai dari pembuatan marketing tools bagi para marketing untuk berjualan stan, hingga persiapan untuk pameran, seperti floor plan, brochure, leaflet, catalog hingga materi iklan. Bagi ibu seorang anak ini, dirinya mengalami stress jika tugas kerjanya yang berkaitan dengan pihak lain kurang berjalan dengan baik. Salah satunya jika berhubungan dengan cetakan. Hasil warna berbeda, deadline yang sudah dekat, belum lagi menghadapi bos yang minta diganti ini dan itu, ditambahin ini dan itu. Terlebih jika sang putra tercinta menelefon menanyakan ”kok, mami belom pulang juga?”.

Pipit mengatakan, jika demikian hal itu terjadi, ia akan menenangkan pikiran dan mengingat kejadian-kejadian lucu. Atau bahkan menelpon rekan-rekan yang dulu pernah mengalami kejadian menggelikan bersamanya. Hanya untuk bercanda, mengingat kejadian konyol yang pernah mereka alami bersama. Paling tidak, dirinya bisa mengendurkan urat-urat syaraf yang tegag dan menghindari emosi marah.

Dua hal tersebut hanya sebagian contoh kecil yang pernah dilakukan seseorang dalam mengatasi stress mereka akibat pekerjaan di kantor. Nah, kalo anda pun mengalaminya. Apa sih yang mesti dilakukan?

Banyak hal yang dilakukan manusia dalam mengatasi beban hidupnya, seperti: hangout bersama kawan-kawannya ke tempat-tempat hiburan, menyendiri, bahkan ada juga yang berusaha bunuh diri. Hal terakhir tentunya jangan sampai terjadi.

Untuk itu, perlu anda ketahui bahwa cara mujarab yang paling baik dalam mengurangi dan mengatasi stress adalah Humor. Humor yang dapat membuat anda tersenyum bahkan tertawa. Hal ini akan membuat anda bahagia, seberat apapun beban yang anda alami.

Jika humor dikemas dengan baik, akan membuat anda jadi fleksibel, sehingga mudah beradaptasi dengan lingkungan. Selain itu, stress yang anda alami akibat kejenuhan tetap akan membuat anda rileks dan tetap hidup.

Disaat mengalami stress di kantor, mungkin anda susah untuk membangkitkan selera humor anda. Setiap sudut mata memandang selalu mengembalikan pikiran anda kepada persoalan yang sedang anda alami, dan membuat anda menjadi bertambah suntuk. Jika itu terjadi, ada baiknya anda melakukan hal-hal sebagai berikut:

· Tarik dan aturlah nafas anda. Cobalah untuk menenangkan pikiran.
· Pikirkan kejadian-kejadian dan peristiwa lucu, serta hal-hal yang menggelikan saat bersama keluarga, sahabat dan rekan anda.
· Sempatkan diri untuk membaca cerita-cerita lucu, atau anda dapat membuka email anda. Siapa tahu, salah seorang rekan anda mengirimkan cerita lucu untuk anda.
· Andapun dapat menelefon teman-teman anda untuk dapat berbagi cerita.
· Saat istirahat, temuilah teman-teman yang humoris dan dengarkan pernyataan atau cerita-cerita konyol dari mulutnya.
· Tersenyumlah dan bahkan tertawalah selepasnya.

Dengan demikian, urat-urat syaraf anda yang semula tegang akibat strees, akan sedikit mengendur. Dan jangan takut untuk dicap ’gila’ atau ’tidak waras’ jika anda suka tertawa karena memang ada hal yang perlu ditertawakan. Justru sebaliknya, jika ada orang-orang sudah tidak bisa tertawa disaat ada peristiwa yang mengharuskannya tertawa, itulah orang-orang yang mulai dirasuki penyakit mental.

Bahkan para ahli jiwa mengatakan, mereka yang terlalu serius, mudah terjangkit penyakit stress dan depresi. Parahnya, pada umumnya wajah mereka yang terlalu serius juga bisa terlihat 10 tahun lebih tua.

Nah, Sebelum anda stress dan tua sebelum waktunya, maka atasi stress anda dengan cara yang tepat. Selamat mencoba!

Baca Lebih Lengkap...

Sasaran Gosip? Hmm... Siapa yang mau?!?

PimpingYourSpace.com. All you can need. Check this out: Rileks.com

Apa yang akan di lakukan jika kita menjadi ’Superstar’ nya?
Makin diGosok makin Siiip.. ’Gossip’, sebutan itu hanya sekedar plesetan yang dipakai kebanyakan orang dalam menyebutkan nama lain dari berita burung, rumors atau issue. Berita yang belum tentu benar kenyataannya. Bahkan tak jarang berkonotasi negatif.


Gosip biasanya dihembuskan oleh seseorang untuk niat-niat tertentu. Bisa juga diartikan sebagai pujian, rasa kagum dan penghargaan, jika berita itu benar adanya. Tak jarang gosip berkonotasi negatif jika berita yang disampaikan tidak sesuai dengan kenyataan. Untuk yang terakhir inilah, biasanya sang penyebar gosip terpicu karena ia memiliki sifat kurang baik, iri dengan apa yang telah dicapai oleh sang korban dan ingin menjatuhkannya dengan cara yang tidak sportif.

Gosip itu selalu ada, bukan hanya dalam kehidupan seorang selebritis, tetapi juga dalam lingkungan pergaulan sekitar kita, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah, perkumpulan organisasi, bahkan dalam lingkungan kerja. Bagaimana jika kita menjadi sasaran gosip di tempat kerja?

Wuih, rasanya tak seorangpun ingin bermimpi mengalami hal tersebut. Pernah atau tidak, belum atau akan (tentu yang satu ini, andapun tak ingin mengalaminya bukan?).
Perasaan sedih, kesal, gemas dan marah, akan bercampur-aduk membuat perasaan kurang nyaman dalam suasana kerja.

Hal tersebut dapat mempengaruhi motivasi, kinerja dan produktivitas, yang lambat laun jika tidak diatasi dengan baik akan menghambat kemajuan karir seseorang. Kebanyakan karyawan yang pernah menjadi korban gosip sering lebih memilih jalan pintas untuk pindah / mencari pekerjaan baru di tempat lain. Sangat disayangkan jika karir yang telah baik dibina harus dikorbankan, hanya gara-gara sebuah kata ‘gosip’.

Perlu sedikit kita mengetahui dan belajar kiat-kiat untuk meredam serta mengatasi hal tersebut jika suatu hari kelak mengalaminya.

Seorang kawan menelepon saya, katakanlah Ambar namanya. Gadis hitam manis ini menceritakan bahwa aksi diam dan acuh terhadap rekan sekantornya telah membuahkan hasil. Ia sudah dapat bernafas lega setelah pengalaman buruk yang menimpanya di kantor telah surut minggu lalu. Kala beredar kabar kurang menyenangkan tentang dirinya, selain stress ia juga merasa kinerja & konsentrasi kerja di kantor terganggu. Entah siapa yang menyebarkan kabar burung bahwa kawan ini memiliki affair dengan atasannya. Karir Ambar tergolong sukses dan memiliki reputasi baik di setiap perusahaan manapun dia bekerja. Tak heran jika atasan puas dengan hasil yang diraih. Inilah yang mengakibatkan karir Ambar terbilang sukses dan cepat dipromosikan dibanding rekan-rekan kerja lain.

Berbeda dengan Ambar, Aulia misalnya, dia seorang yang peduli jika gosip menerpa dirinya. Pria gemuk yang berkarir cukup baik di sebuah perusahaan IT ini, akan mencaritahu siapa saja yang telah mendengar gosip seputar dirinya dan langsung mengklarifikasikan kebenaran hal tersebut kepada setiap rekan kerja yang telah mengetahui hal tersebut.

Tak segan-segan Aulia menyambangi mereka pada saat jam kerja, terlebih pada saat istirahat kantor untuk membenarkan dan menceritakan duduk persoalan sebenarnya. Alhasil dia berhasil untuk mehilangkan gosip yang menimpa dirinya, meskipun disisi lain beberapa tugas kantor menjadi berantakan. Ia cukup puas, seakan telah menyemprotkan obat serangga kepada nyamuk-nyamuk yang berterbangan disekitarnya.

Lain lagi cerita seorang eksekutif di Jakarta. Yunda, adalah seorang yang cukup supel dalam pergaulan. Ia memiliki segudang aktivitas di dalam dan di luar kantor. Selain mengerjakan tugas kantor yang telah menguras pikiran dan tenaga, hampir setiap hari di minggu kerja, wanita berkulit putih ini melakukan hobi clubbing dan hangout bersama gank-nya.

Terkadang keesokan paginya dia terlihat segar untuk memulai aktivitas baru. Tak ayal, tersebarlah gosip bahwa ia seorang pemakai obat-obatan terlarang. Hal yang dilakukan Yunda, sedikit berbeda dengan Ambar dan Aulia. Selain bersikap acuh dan tak mempedulikan gosip tersebut, sesekali ia malah membesar-besarkan cerita jika beberapa rekan kerja bertanya tentang kebenaran berita tersebut. Dan diselingi tawa dia berkata, ”Kalo gue pake obat, kok gue bisa sampai disini? Enakan tidur dong dirumah!”.

Bagaimanakah sikap anda jika mengalami hal seperti Ambar, Aulia dan Yunda, atau entah siapa lagi yang pernah menjadi korban gosip.
Ih, amit-amit! Ya, mungkin kata tersebut yang akan keluar dari mulut anda andai mengalaminya secara langsung. Nah, tak ada salahnya jika anda belajar dari pengalaman dan juga mencoba melakukan beberapa tindakan positif yang pernah dilakukan oleh para korban gosip, agar dapat berhasil dan sukses keluar menjadi seorang ‘Superstar’ yang cemerlang.

Menjadi orang yang riang PimpingYourSpace.com. All you can need.
Sulit rasanya anda harus memasang muka ceria, bersikap riang dan bersahabat jika sedang mengalami masa-masa buruk, akibat gosip yang sedang panas-panasnya melanda lingkungan kerja.

Tetapi hal ini, sebaiknya tidak merubah anda menjadi seorang yang pemurung dan menghindar dalam setiap suasa pergaulan di kantor. Ciptakan suasana riang dan hangat, ucapkan salam kepada rekan kerja dan bersikaplah seolah-olah sedang tak terjadi sesuatu pada diri anda.

Jika anda telah mengetahui siapa sumber penyebar gosip tersebut, ulurkan tangan anda kepadanya dan perlakukanlah dia dengan wajar. Jangan anda menunjukan sikap, raut wajah berubah dan kurang bersahabat selama gosip itu masih beredar.

Biarkan sang penggosip merasa bingung akan sikap anda tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa anda bukanlah sekelas dengannya. Anda ya anda! Seseorang yang memiliki kepribadian kuat, seorang yang selalu membalas tindakan buruk dengan kebaikan. Ini akan membuatnya merasa malu dengan apa yang telah diperbuatnya. Selain itu, rekan-rekan kantor lain yang telah termakan hembusan gosip akan dapat menilai bagaimana anda sebenarnya. Lambat laun gosip itu akan hilang dengan sendirinya.

Bergaya selebritis
Tak ada salahnya jika anda membenahi diri dan penampilan pada saat gosip menerpa. Tokh masalah yang anda hadapi merupakan tanda bahwa anda seorang yang disayang dan diperhatikan dalam lingkungan.
Berpenampilan menawan dan berdandanlah yang lebih rapih dari biasanya. Timbulkan kesan lebih elegan selama itu masih dalam norma & etika berbusana yang baik di lingkungan anda bekerja.

Belajarlah dari apa yang dilakukan kebanyakan selebritis. Penampilan mereka dan image diri merupakan aset bagi reputasi yang sangat penting untuk mendukung karir mereka. Layaknya seorang artis terkenal, sempatkanlah untuk memanjakan diri anda, agar penampilan semakin oke. Pergi ke salon, tempat-tempat perawatan tubuh, gym / fitnes center, berolahraga atau melakukan aktivitas sesuai minat dan hobby. Selain akan membantu anda melepas stress, andapun telah menyalurkan / membuang rasa amarah melalui energi secara positif.

Jika anda telah mengetahui siapa sumber penyebar gosip tersebut, katakan kepadanya bahwa anda sangat berterimakasih atas kebaikannya dalam menyebarkan gosip sehingga membantu anda menjadi seorang yang popular seantero kantor. Sampaikan hal tersebut dengan mata berbinar-binar layaknya selebritis yang dkagumi para penggemarnya. Dan komentari pula mengenai skenario yang dia buat itu ’kurang hebat dan kreatif’. Tawarkan kepadanya bahwa anda bersedia membantu mengerjakan skenario selanjutnya bersama-sama agar ceritanya menjadi lebih menarik lagi.

Hal ini menunjukkan bahwa anda tak goyah dalam menghadapi gosip apapun yang ia sebarkan. Anda masih dapat bekerja dengan baik, bahkan dapat pula meluangkan waktu untuk membantunya ditengah-tengah kesibukan tugas-tugas. Ini akan membuatnya merasa malu sekaligus jera untuk melakukannya lagi terhadap anda.

PimpingYourSpace.com. All you can need.Besarkan lagi!
Jika gosip melanda, tak heran jika banyak kawan-kawan sekantor lainnya akan banyak mengklarifikasikan gosip itu kepada anda secara langsung. Baik melalui telepon, chatting via internet, private email, HP dan bahkan mungkin mencegat anda ketika anda baru saja masuk ke dalam kantor atau memarkir kendaraan. Tentu hal ini sangat menyebalkan. Jaga emosi!
meskipun hati kesal, bosan dan capai. Andai emosi memuncak dan kesabaran anda telah habis dalam menghadapi gosip yang menerpa, hindarilah untuk melakukan hal-hal pengrusakan, terutama pada barang-barang milik penyebar gosip tersebut. Membanting pintu, memecahkan gelas, melempar file-file kantor dan berteriak-teriak bukanlah hal yang baik dalam berstrategi menghapus gossip dengan menunjukan rasa pembelaan diri serta protes atas berita bohong yang beredar secara brutal (kehilangan kontrol diri).

Aturlah strategi meredam gosip dengan tenang, anda bahkan dapat membesar-besarkan lagi cerita-cerita yang telah beredar dengan gaya jenaka dan kata-kata yang lebih dasyat untuk mendramatisir gosip tersebut. Ceritakan berbagai skenario lain yang tak masuk akal dengan mimik muka serius diselingi senyum sesekali untuk mendukung gosip tersebut pada setiap orang yang bertanya.

Semakin anda bersikap heboh dan seru dalam bercerita kepada orang lain, semakin banyak timbul cerita simpang siur yang tak jelas. Hal ini akan membuat para rekan di kantor menjadi tak peduli dan merasa bosan akibat berita yang tidak fokus dan terus berkembang tiada akhir. Lambat laun gosip itu akan hilang dengan sendirinya.

PimpingYourSpace.com. All you can need. Menyetujui
Terkadang gosip akan selalu ditambah bumbu-bumbu dari setiap orang yang memperbincangkannya secara estafet. Jika anda telah letih dalam mengklarifikasi gosip tentang diri anda, dan masih banyak kawan sekerja bertanya untuk meyakinkan kebeneran gosip tersebut. Sebaiknya ’Iya’kan saja apa yang mereka tanyakan. Tak ada penambahan dan pengurangan dalam obrolan klarifikasi itu.

Setujui-lah setiap apa & bagaimana versi yang mereka dengar. Anda dapat menunjukannya dengan perkataan iya dan tidak, atau bahkan menggunakan bahasa tubuh, seperti anggukan, gelengan kepala dan senyuman. Hal ini menunjukkan bahwa diri anda tidak mengindahkan apa yang sedang menjadi topik terhangat di kantor. Lama kelamaan rekan-rekan yang telah termakan oleh gosip mengenai diri anda akan bosan untuk terus memperbincangkannya, karena selalu menerima jawaban tidak serius dari anda.

PimpingYourSpace.com. All you can need. Diskusi di luar
Jika gosip telah semakin parah dan mengganggu performa kerja secara umum, sehingga dibawa ke dalam rapat mingguan kantor, ajaklah penyebar gosip tersebut untuk bertemu dan berbicara empat mata di luar kantor. Hal ini untuk menghindari adanya pihak lain yang akan ikut campur dan memperkeruh suasana. Diskusikan akibat perbuatannya terhadap lingkungan kerja dalam suasana kantor, terutama pengaruhnya terhadap anda.

Hindari pemakaian sumpah serapah dan hujatan, karena selain anda berada di tempat umum, hal tersebut dapat pula memperkeruh suasana. Pakailah kata-kata lugas dan tegas dalam menyampaikan rasa keprihatinan anda atas tindakannya yang buruk. Ungkapkan bahwa hal tersebut harus diakhiri. Yang pada intinya, anda harus pula bersikap tenang dan menyampaikannya secara berwibawa serta mengembalikan kepada sang penyebar gosip, bahwa ia harus memperbaiki keadaan seperti semula.

Selama anda dapat berpikir positif, sabar dan bertindak dewasa, peningkatan karier dapat anda raih secara instan. Layaknya selebritis yang semakin banyak mendapat tawaran jika namanya sedang naik daun, andapun juga dapat sukses menjadi ’Superstar’ dari sebuah pengalaman pahit. Ubahlah pengalaman pahit itu menjadi suatu hal yang positif & berguna untuk kemajuan diri dan karier.

Berfikirlah positif bahwa diri anda merupakan orang yang memiliki banyak kelebihan, sehingga memang layak diperhatikan dan diperbincangkan. Anggaplah juga sang penyebar gosip sebagai seorang kawan baik yang telah membantu anda memperbaiki diri guna mendukung karier anda.

Gunakan kesempatan itu sebagai pemicu dan motivasi untuk lebih mempromosikan diri anda, khususnya dalam kinerja kerja, dedikasi serta sikap anda dalam menghadapi setiap permasalahan. Hal ini akan membuat penilaian yang baik dari atasan anda bahwa anda merupakan salah satu asset kantor yang harus dijaga. Semoga anda mampu dan pandai untuk berperan sebagai sasaran gosip dengan baik.
Selamat menjadi Superstar!! PimpingYourSpace.com. All you can need.

Segala Isi dan Materi yang disampaikan dalam artikel ini, sepenuhnya ditulis oleh: Principal Consultant Kid Enterprise dan sudah dipublish oleh:
Terbitkan Entri
Tabloid Info Belanja Keluarga Kita dalam Rubrik Karier.


Baca Lebih Lengkap...

Tuesday, June 26, 2007

Gift dunia Maya bisa jadi Cerita

Heeeii.. gara-gara membalas kebaikan seorang teman dunia maya yang dulu pernah bikin 'Surprize' dengan kiriman paketnya di siang bolong.. dan mau repot2x nambahin koleksi merchandise Zez... kemaren Zez jadi dibuatin sebuah cerita di blognya.. tersanjung dan senang.. trimakasih ya Bah..

Nih tulisannya... Gift dari dunia Maya

Ini satu bukti.. dunia Maya gak selamanya membawa keburukan.. tergantung bagaimana kita menyikapinya.. ckckckck.. udah kayak bicara soal persoalan politik ajah.

Karena begini...

Ada juga kawan Zez, panggil saja dia si 'A', yang menganggap pertemanan yang diawali dari dunia maya lebih banyak membawa mudaratnya daripada manfaatnya.

"Alaaaaa... yang pasti2x ajahlah.. klo mau nambah kawan yang jelas.. yang orang bener.. yang bukan bandit.. yang bukan playboy.. yang bukan kelaenan jiwa.. ya harus ketemuan atau dikenalin orang yang sudah kita kenal ajah dulu..!"

"Yg bentuknya nyata dan dikenalin lewat relasi atau teman yang sudah kita kenal ajah bisa gak bener.. ini kok malah berkawan di dunia maya segala.. yang semuanya cuman kerjaan orang yang iseng"

"Yg jelas.. klo gw.. gak akan percaya dapat kawan yg baik klo kenalan ma orang baru di dunia maya. Liat ajah pengalaman si F, bagaimana dia mau dilecehkan bahkan hampir diperkosa waktu ketemu orang yang sudah dianggapnya kawan bener dari dunia maya?!"

Wah.. klo komentar A ini, kayaknya menjurus kepengalaman orang2x yang bergaul di dunia maya yang "salah". Huehehe..

Hobi cuma chatting, trus kopi darat, trus kecewa.. HAHAHAHA.
Upsss.. bukannya Zez ketawain mereka.. tapi ya salahnya mereka. Mereka punya Expectation awalnya apaaan??!

Cari jodoh? cari pasangan? cari teman kencan? cari pacar? atau cari kawan beneran? atau mau nambah networking?

Itu dulu yang perlu dibedakan. Apa nawaitunya? Apa niatnya?
Apakah dulu sewaktu membalas sapaan orang yg menegur kita di dunia maya memiliki pengharapan apa? atau mungkin menyapa orang didunia maya duluan untuk apa? sekedar iseng? atau emang bener2x mau nambah networking?

Kalau niat cari kawan & net working, ya carilah dengan awalan niat baik & sapaan yg baik... juga topik obrolan yg baik. Bukan cari yang enggak2x.. yang artinya.. jika kita sedang di dunia maya, dan kita belum tahu karakter orang yg menjadi lawan bicara kita, jangan cepat menilai bagaimana karakter orang tersebut, apakah baik atau buruk. Seiring dengan jalannya perkawanan, kita baru tahu apa maksud orang2x itu berkawan dengan kita.

E iya.. ada 1 pengalaman kawan lain juga, sebut ajah si M. Dia termasuk orang yg friendly & ramah. Asyik untuk bergaul dengannya karena selain mudah akrab & enak diajak berdiskusi mengenai apapun, dia juga tidak cepat memandang orang dari dunia maya itu selalu buruk. Mau itu sepantaran dirinya, mau itu orang lebih muda, bahkan seorang yang pantas menjadi kakek neneknya sekalipun dia gak pernah memilih-milih untuk berinteraksi dengan mereka.

Banyak manfaat yang didapat dari perkawanan dunia mayanya... Tugas & pekerjaan dapat dia selesaikan dengan lebih cepat dibanding dengan kawan lain yang tidak memiliki seorang kawanpun didunia maya.
Sederetan kawan mayanya yang memiliki berbagai macam latar belakang berbeda2x dan pekerjaan yang berbeda2x itu bisa membantu memberikan informasi yang sedang dibutuhkan dalam waktu singkat.

Tidak cuma itu, berbagai informasi dan tambahan ilmu pengetahuan juga dia dapat dari hasil obrolan dengan mereka.

Pada suatu hari, Zez pernah bertanya... "Tapi kenapa masih banyak orang yang kurang bisa memanfaat dunia maya ini dengan positif dan baik? dan bagaimana sikap M menerima suatu undangan seorang teman baru di sebuah portal perkawanan?

Dia tertawa, sambil memberikan beberapa tips:


  • Niat.. niat.. dan Niat....! Jangan pernah punya niat buruk. Segala sesuatu jika sudah memiliki niat yg tidak baik akan menghasilkan yg tidak baik. Jika niat iseng, jangan sedih jika akan menjadi object keisengan orang lain juga. Jangan punya pikiran negatif, tapi waspada itu mutlak.

  • Jangan membuka diri, jika kamu tidak merasa nyaman untuk dilihat semua publik.

  • Seandainya orang baru itu memberikan pesan / menyapa dengan baik, sapalah kembali dengan baik. Minta jelaskan terlebih dahulu siapa dirinya, jika dia ingin berkawan dengan kita.

  • Jangan membicarakan hal-hal yang berbau pribadi. Carilah topik pembicaraan yang lebih umum. Karena biasanya & pada akhirnya hasil curhatan itu akan menimbulkan persoalan2x yang kompleks. Berawal dari curhat, trus bersimpatik, trus lama2x bisa merusak hubungan perkawanan jika timbul perasaan lebih. Hahaha.. klo ini, mungkin bagus, jika keduanya bukan orang yg terikat. Bayangkan jika kawan dunia maya ini sudah berkeluarga atau bahkan kita yang sudah berkeluarga dan dia belum. Disinilah awalnya bisa terjadi banyak perselingkuhan dari dunia maya menjadi kenyataan.

  • Seandainya dia tidak membalas sapaanmu dengan baik, abaikan! dan kamu sudah memiliki point pengetahuan tentang diri orang itu.

  • Jangan pernah penasaran. Karena penasaran sering menjurus kepada hal yg tidak baik. Biarkan orang yang penasaran dengan kita, dan jawablah seperlunya jika dia memaksa menanyakan hal2x yang berbau pribadi. Jangan terpancing olehnya. Semakin dia ngotot, semakin kita tahu karakter orang tersebut.

Baca Lebih Lengkap...

Saturday, May 05, 2007

Langkah Besar seorang HK

Sore ini, saya dan seorang kawan datang ke acara Bachelor Party seorang sahabat yang akan melepas masa lajangnya. Bagi kami, ini suatu hal yang menggembirakan mendengar kawan satu ini telah berniat serius melangkah dan memasuki suatu fase kehidupan baru dalam hidupnya.


Cukup rumit mencari alamat rumah HK, begitulah kami biasa memanggilnya. Setelah berulang kali bulak-balik dan bertanya pada setiap orang di daerah itu, kami pun tiba pada alamat yang tertera di layar HP sesuai pemberitahuannya melalui sms beberapa hari lalu.

Rumah yang ditata cukup unik sore itu bernuansa putih. Dan terdapat beberapa ornamen berwana coklat kayu yang dikombinasikan dengan putih susu. Kala masuk di gerbang rumah, kami sudah disambut dengan beberapa lilin menyala & bunga-bunga berwarna putih yang diletakan sepanjang jalan pintu masuk dan suara musik slow jazz yang romantis.

Awal melangkah ke ruang depan tampak sebuah sofa putih dan sebuah meja persegi empat berkaki pendek yang beralas kain putih susu dan diatasnya telah tertata rapih souvenir-souvenir khusus untuk para tamu yang hadir. Ruangan itu terlihat bersahabat dan nyaman dengan adanya penyejuk ruangan, dan tentu ditambah beberapa tanaman anggrek bulan berwarna putih yang menyejukkan mata.

Kami melewati ruangan ini untuk bergabung dengan para tamu lainnya di ruang tengah. HK tengah menerima berbagai ucapan selamat melalui permainan minum wine. Satu persatu teman akan bersuit dengan calon pengantin dan salah satu dari mereka yang kalah harus meminum wine & bir yang telah disediakan. Tampak wajah HK sudah memerah terlalu banyak minum.
Seakan-akan suara ucapan selamat, doa, restu dan harapan dari seluruh teman untuknya dalam melepas masa lajang minggu depan berlalu sirna begitu saja ditelan suara derai tawa orang-orang yang hadir.

Acara dilanjutkan dengan santai, kami dan para tamu menikmati cemilan yang ada di meja.
Ajang ini juga dijadikan sebagai reuni kecil bagi para tamu yang hadir. HK memang hanya mengundang kawan-kawan terdekatnya, sebagaimana yang ia paparkan sewaktu memberikan sepatah dua patah kata penyambutan.
Terlihat titik air mata & harunya dia ketika mengucapkan terima kasih pada semua yang hadir dan bisa berkumpul dengan teman2x tercinta yang menerima dia apa adanya selama ini. Dia menyebutkan satu persatu kawan-kawan dan kesan-kesannya pada mereka.

Terdengar balasan pesan untuk HK dari seorang sahabatnya...
"Bagi kami, HK merupakan orang yang terbaik dan sahabat yang menyenangkan yang pernah kami miliki. Kami beruntung mengenalnya. Keputusan dan apapun yang akan dijalankan HK sekarang, merupakan sesuatu yang mencengangkan dan membuat kami semua kaget. HK membuat kami terbangun. Ya, langkah ini memang bukan sesuatu hal yang mudah, perlu banyak pertimbangan dan tekat yang kuat. Tetapi HK sudah menentukannya. Semoga apa yang diperbuat HK sekarang dapat menjadi contoh yang baik bagi saya dan tentunya yang lain juga di masa mendatang. Kami mendoakan semoga HK berbahagia dengan apa yang ditempuh dan menjalani hidup barunya, amin".

Ada haru dibalik senyum saya saat itu.
Sejauh saya mengenal HK, saya tahu dan dapat merasakan bahwa tidaklah mudah bagi dia untuk mengambil keputusan seperti itu. Pergolakan batin yang dia hadapi jelas sangat hebat. Beberapa pacarnya pernah dikenali ke saya. Mulai seorang pria yang berasal dari Padang, hingga mahasiswa yang hingga lulus studi hidup bersamanya.

HK memang salah satu kawan Zez...
Dia seorang pria yang baik hati, ringan tangan, ramah dan supel. Zez senang dengan apa yang menjadi keputusannya dan berdoa... Semoga dia tetap disayang Tuhan dan terus bisa mempertahankan jalan yang ditempuhnya ini, melangkahkan kakinya terus ke depan tanpa menengok kembali kebelakang dan masa lalunya.

Ya, semoga langkah seorang HK dapat menginspirasi para Pencinta Sejenis, maupun pria-pria yang memiliki kecenderungan seperti itu karena pergaulan maupun yang pernah mengalami traumatic phycology, untuk dapat kembali ke kodratnya masing-masing, amin.

Baca Lebih Lengkap...

Thursday, March 22, 2007

Ngambek itu punya Siapa aja??!

Gak banyak orang tau.. klo 'NGAMBEK' yang sering di-LABEL-kan pada anak kecil yang sedang merajuk bila keinginannya gak dituruti ini, sebenarnya bukan HAK PATEN anak-anak saja. Buat orang dewasa juga bisa digunakan kok. Malahan untuk semua gender dan status sosial. Bisa dia itu laki2x, perempuan, pekerja, pengangguran, atasan, bawahan, dan lain sebagainya.


Klo yang kita sering liat tingkah laku ngambek pada anak kecil, gak usah dibahas lagi deh... Itu udah biasa kan.. :D
Mereka bisa meraung-raung nangis bila gak dituruti yang menjadi suatu keinginannya. Trus diem di pojokan. Trus gak mau makan. Trus gak mau diajak bicara.. Trus trus.. trus... ibu bapaknya jadi gak sabaran setelah membujuk2x-nya.. trus malah mereka mendiemkan... trus trus.. kalo ngambeknya makin menjadi-jadi... ibu bapaknya pake sapu lidi deh.. huehehehehe

Udah ah... itu intermezzo.
Yang mau Zezy ocehin adalah ngambeknya orang2x dewasa.

Apa sih emangnya Ngambek itu? Yang Zez tau.. ngambek itu sama juga dengan merajuk, bentuk protes, demo-nya seseorang untuk nunjukin ketidaksukaan. Biasanya emang siy kata Ngambek itu ditujukan pada anak2x. Tapi klo Ngambek itu dilakukan orang dewasa apa ya namanya?

Hmm.. kayaknya tergantung berapa banyak jumlah orang dan konteksnya (alias inti permasalahannya) deh. Klo hubungan kerja dan sosial yang melibatkan banyak orang.. biasanya 'NGAMBEK' itu berubah namanya menjadi: 'mogok' - pemogokan.. pembangkangan.. atau unjuk rasa - kayak demonstrasi di jalan2x itu kali ya?! Yang pada intinya sih.. sama2x memiliki tujuan PROTES! atau memperlihatkan rasa ketidaksukaan.. karena.. sebenarnya sang pelaku gak berdaya merubah keadaan sesuai dengan kemauan dirinya sendiri. Bisa karena tidak berani menentang arus, gengsi, hopeless, pengecut, dll.

Tapi klo antar dua manusia dewasa atau dalam populasi yg kecilan (yang Zez liat disekeliling Zezy siyyy... kekekekekk) seperti teman2x atau saudara Zezy dengan pasangannya, bisa pacar atau suami atau istri atau selingkuhan atau sahabat atau bahkan TTMnya (teman tapi mesranya) atau bisa juga antar orangtua ke anaknya (ini sekarang bisa dibalik.. bukan ngambeknya anak kecil ke orangtua.. tapi orangtua ke anaknya.. karenakan udah pada gede.. eh dewasa dink) :D ..... ya tetep ajah namanya NGAMBEK! Hak paten kata Ngambek yang diperuntukan pada anak kecil aja, sekarang udah gak kepake deh.. ;)

Eh.. apa sih tanda-tanda NGAMBEK?

  • Ngambek.. biasanya gak mau & tidak banyak NGOMONG, pasang muka kenceng, manyun dan jelek banget.. supaya ditanya 'Kamu KENAPA sayaaaaang...' oleh target tujuan pengambekan... kekekekekekek (kaleeeee yeee).


  • Ngambek.. biasanya pasang muka cemberut.. ya hampir sama dengan yg diatas dikitlah, meskipun banyak juga orang yang nunjukin gak dengan mimik mukanya.. tapi dengan aksinya.. :)


  • Ngambek..biasanya berubah mood dan otomatis bisa mengubah kebiasaan yang sering dilakukannya.. tukang senyum jd gak banyak senyum, tukang becanda jd gak ada aura candanya - mati rasa alias garing..


  • Ngambek.. biasanya akan menghilang, menjauh dan bersembunyi.


  • Ngambek.. biasanya gak mau ketemuan.. menghindar.. tapi tetep mencari tau bagaimana keadaan si target ambekan.. biar dia bisa tau, apakah aksi 'Ngambek'nya direspon atau tidak. Huekekekekek.. ini lucu juga! Banget malah..


  • Ngambek.. biasanya kalo gak dapat respon bisa berakhir dengan kehisterisan.. ke-ekstriman.. yang mengubrak gabrukin barang2x... eh itu bukan ngambek dink.. itu udah menjadi bentuk demo... demo yg anarkis.. Doooh.. bahasanya.. :D


  • Ngambek.. biasanya suka mencari perhatian ke si target ambekan, termasuk ke orang yg ada disekitarnya.. ada yg suka banting2x barang.. ada yg pasang musik keras2x.. ato apa deh.. kelakuannya yg minus2x pasti dijembrengin semua.. ckikikikik..


  • Ngambek.. biasanya gak selalu ditujukan secara frontal.. dan ekstrim. Bisa dia lakukan secara perlahan tapi pasti (dan cenderung sadis... krn bisa bawa bahaya buat hajat hidup orang disekelilingnya.. Whuekekekekek..), dan Hanya si target ambekan yg 'peka'lah yg bisa melihat aksinya si tukang Ngambek ini. Ih... ini mah klo kejadiannya sama pasangan yg sedang menjalin asmara kali ya... or... suami istri deh..


  • Ngambek.. biasanya pengennya dibujuk-bujuk oleh si target ambekan. Eleee.. elee.. elleee..


  • Ngambek... biasanya.... hmm... PATEN buat merubah orang ngikutin kemauan diri kita. TAPIiiiiiiiiiiiiiiiiii..... itu hanya sekali2x saja. Jangan keseringan! BAHAYA! klo keseringan. Kenapa??! Huahahaha... Ke LAUT ajah.. berenang-renang ma ikan Hiu! Gak akan ada yg ngerespon klo Ngambek ini dijadiin tabiat dan hobi. Jangankan orang yg kalian ambekin.. Zezy ajah enek eh gedek ngedengerin orang2x klo pada akhirnya punya masalah berat, karena awalnya diakibatkan Ngambek yg keterusan.


  • Ngambek.. biasanya....... Dll... ntar Zezy tanya ma orang2x deh.. Apa sih arti Ngambek buat mereka... dan apa yg mereka lakuin klo lagi ngambek.. okeeeeh... :D

    NGAMBEK... klo sedikit.. ya bolehlah dilakuin, tapi Jangan kelewatan Ngambeknya ya. Karena bisa berakhir gak baik. Kalau sudah diperhatikan dan mau diajak berdiskusi dengan orang yg kalian ambekin.. mbok ya direm-lah aksi Ngambeknya itu.
    Karenaaaaaaaa.... klo kelamaan, sang target ambekanmu itu akan muak juga. Jadi apa??! timbulnya nanti persoalan baru... kayak Perang Dunia I, II, III itu. Peperangan (bisa dingin maupun panas) dan gencatan senjata bakalan terjadi dimana-mana... karenaaaaa... pada dasarnya.. manusia itu Gengsinya tinggiiiiii sekaleeeee. Jarang ada yang mau disalahkan.... apalagi, gengsi paling gedheee-nya untuk memulai percakapan lagi kalo udah terjadi situasi 'BEKU'.

    Ya tokhhhh, ya tokhhh... kekekekekekkkk...

    Ei... cerita Zez.. to be continue ya.. Zez bakalan cerita contoh2x Ngambek yg keterusan, yang berakibat fatal. Okey ;)

    Baca Lebih Lengkap...

    Monday, March 05, 2007

    Semua Orang ingin Hidup Sempurna

    Myspace Layouts
    Mereka selalu bilang.. "Pengen rasanya lari kayak gini Zez


    Siapa sih yang tidak ingin menjadi sempurna dan mempunyai kehidupan yang sempurna?
    Siapa sih yang ingin terlahir bukan menjadi orang yang sempurna?
    Yang jelas, semua orang pasti menginginkan kehidupannya se-sempurna mungkin khan...?! :)

    Tapi apa dan bagaimana ukurannya kehidupan yang sempurna itu? Melalui kaca mata manusiakah? Melalui kaca mata kita sendiri, orang lain ataukah kaca mata Tuhan?

    Dulu, sekitar 5 tahun yang lalu adalah AA, salah satu teman yang berbisik ke telinga saya.. tentang komentarnya pada salah satu teman yang lain..


    "Zez.. betapa beruntungnya dia ya. Masih muda, dan hidupnya sudah lengkap. Karir, pasangan hidup, anak dan keluarga idaman sudah dia miliki. Dan mereka bahagia. Sedangkan kita belum seperti dia..."
    "Kapan ya kita dikasih Tuhan untuk seperti dia?? Yaaa.. gak muluk-muluk deh.. pacar ajah deh dulu.. hahaha.. Klo dikasih sekarang gw pasti mau deh merit. Eh.. eh.. tapi kayaknya maka itu gw belom dikasih karena gw juga belum tentu bisa jaga anak kali yee.. eh belum bisa ngurusin urusan rumah tangga kali ye... Atur diri ajah belom bisa, gimana mau ngurus suami ma anak.. huehehehehe... Ya gak sih?".

    Meskipun tersirat rasa ingin memiliki apa yang orang lain punyai, AA menyadari dirinyapun belum sanggup jika Tuhan memberinya hal yang sama.
    Lucu.. tapi itulah kenyataan dalam diri setiap orang selalu ada sifat iri. Hanya kadarnya yang mungkin harus dinetralisir. Jangan berlebihan, dan jangan pula kurang.
    Lah kok kenapa begitu..?

    Maksudnya saya.. sifat iri itu bisa dijadikan motivasi untuk mencapai segala sesuatu ke arah yg positif. Dengan adanya rasa iri sedikit, kita bisa memacu diri kita untuk mendapatkan apa yg kita cita-citakan dengan menyesuaikan kondisi serta kemampuan kita.
    Sedangkan iri yang berlebihan, inilah yang harus dikikis dengan segera. Kenapa? Karena... akan menjadikan kita seorang yang tidak mengukur diri & bisa menjerumuskan kita ke hal-hal buruk.

    Eh, eh.. denger bisikan begitu? Ada reaksi rasa di dalam hati. Bentuknya? iri.. hmm cemburu.. arghh.. kayaknya gak itu kali ya penyebutannya.. tapi mungkin hal yang sama dirasakan oleh kawan tersebut.

    Penghiburannya apa?... Hanya sedikit bergumam & berisik dalam hati.. 'Tuhan pasti punya rencana lain untuk setiap umatNya. Tidak untuk sekarang, tapi pasti ada untukku nanti!'. Itu salah satu cara untuk membesarkan hati kita untuk tidak meneruskan dan memupuk rasa iri berlebihan.

    Bingung ya utk cerita saya ini?
    Gini.. gini ceritanya...

    5 tahun yang lalu.. saya dikenalkan oleh seorang kawan (AA) dengan teman kerjanya dulu. Sebut saja perempuan itu dengan PM. Tampak baik dan memiliki keluarga yang harmonis dengan dikaruniai seorang anak laki-lakinya.
    Bisikan yang tadi di atas merupakan sepenggalan kejadian ketika mereka masih terlihat bahagia.

    3 tahun dari perkenalan itu, kami cukup berkawan akrab.. tak hanya dengan PM tapi juga dengan suaminya (AR). Bukan cuman teman main dan kongkow2x, bahkan kami juga mengerjakan beberapa bisnis bareng. Masuk tahun ketiga perkenalan inilah, tiba-tiba PM menggelar conference di ruang meeting kantor. Dia mengatakan rumah tangganya dalam keadaan tidak baik dan mendapat cobaan. AR berselingkuh! Waaah...
    Kaget? Ya mungkin, sedikit. Kenapa tidak banyak?? Ya karena kami tahu, tidak ada api jika tidak ada asap.

    Kami hanya tahu, sosok istri seperti PM layaknya memang harus menjadi seorang ibu rumah tangga yang harus fokus dan memperhatikan suami dan anaknya, jika dia memang telah memutuskan untuk menikah serta berkomitmen berumah tangga. Sedangkan PM? Kita menilai, kerja serta karirnya merupakan hal di atas prioritas tersebut. Jika hasilnya terjadi begini? Apakah salah? Ya gak salah-salah amat jika suaminyapun berselingkuh seperti yang dia ceritakan.

    Terlintas, ada pikiran bahwa kami-pun punya andil atas terjadinya hal itu? Kenapa? Terkadang, kami lupa.. bahwa PM sudah berkeluarga. Kami lupa untuk sering2x mengingatkannya segera pulang ketika malam sudah larut kita masih ngumpul2x bareng dan tertawa cekakak-cekikik. Kami lupa, bahwa PM bukanlah seperti kami saat itu yang masih bebas & belum memiliki tanggungjawab terhadap suami dan anak. Dilema? Ya mungkin, PM memposisikan dirinya masih bebas seperti kami, tinggal angkat telefon dan memberitahu hari ini, malam ini, saat ini masih bergaul dengan ini, dengan itu, disana dan disini pada suaminya AR.

    Yang jelas, sepenglihatan kita-kita... PM adalah perempuan yang paling beruntung dan diberi nikmat banyak oleh Tuhan. Kehidupan yang lengkap, serta pasangan yang mengerti kemauan dan keinginannya. Dan jika kali ini dia dicoba Tuhan dengan kejadian yang menimpa suaminya itu, hanyalah teguran untuknya untuk menjadikannya seorang istri yang lebih baik.

    Kawan saya ini bertanya, apa yang sebaiknya yang ia lakukan untuk rumah tangganya itu?
    Dia bilang sangat takut, apakah dia juga harus kena karma yang selalu menimpa kehidupan rumah tangga perempuan2x pekerja di kantornya, yang berakhir dan selalu berantakan karena bekerja di kantornya itu?
    Lah... kok ngomongin karma ya? Menurut saya, bukan itu. Emangnya kantornya memakai sistem tumbal? Hihihi.. Ya, mungkin. Tapi buat apa?

    Sebagai manusia beriman.. tidak layak kita menyalahkan atau mengalihkan penyebab terjadinya hal yang menimpa diri kita dengan hal-hal yang kita sendiri tidak ketahui secara nyata. Lihatlah itu dengan mata terbuka dan hati yang ikhlas. Renungin apa yang telah kita perbuat selama ini dan apa yang menimpa diri kita, hingga kita mendapat solusinya.

    Saya dan kawan2x lainnya hanya bisa menghibur. Kita semua turut prihatin dan terdiam (atau turut merasa bersalah ya? Entahlah!

    Hanya separagraf yang saya ingat waktu berusaha membantunya mencari jalan keluar 3 tahun lalu itu, bahwa semua persoalan pasti ada jalan keluarnya, jika memang dipikirkan secara matang & tenang.

    Saya menyarankan.. apapun yang kelak diambil olehnya harus diputuskan secara matang dan bukan dalam keadaan emosional, karena keputusan apapun yang akan diambil oleh dia dan suaminya, semua dampak & akibatnya bukan dirasakan oleh mereka berdua lagi. Tapi juga akan dirasakan oleh orang lain, keluarga besar kedua pihak, terutama anak mereka yang semata wayang.

    Gelas memang sudah retak atau pecah. Tapi apabila kita sayang dan nyaman dengan gelas itu dan berkeinginan kuat memakainya serta mempergunakannya lagi.. tentu saja masih bisa! Gelas itu dapat bersama2x diperbaiki lagi, dikasih lem kaca dengan telaten & teliti agar tidak ada kebocoran sana-sini jika dituang air ke dalamnya. Dan jika telah kembali baik dan terlihat cantik, Janganlah mengungkit siapa yang dulu telah meretakan dan menyebabkan gelas itu jatuh dan menjadi cacat. Karena nantinya akan kembali mengorek luka hati yang mungkin belum bisa kering sampai batas yang masing2x tidak ketahui.

    Itu hanya saran saya yang mungkin sangat mudah untuk diucapkan & dikeluarkan, tapi pasti gak gampang bagi yang sedang menjalankannya toh?! Hehehe.. Kenapa begitu? Wong saya juga pernah kok merasakan seperti itu, maka itu bisa ngoceh panjang kali lebar sok tau gini... Hihihi... (itu dulu! jaman pacaran.. jaman tahun jebot dan kuda gigit besi. Masih pacaran ajah sakit. Apalagi ketika sudah jenjang yang lebih tinggi gini ya.. tersayat2xnya udah gak bisa dibayangkan deh!)

    Kala itu, saya bertanya apa yang akan dia perbuat setelah ini? PM diam. Dan bilang.. "Kalau tidak ingat anak, gw kepinginnya kita cerai. Gw gak kebayang. Lihat mukanya saja gw sekarang jijik. Gw gak tau mau bagaimana nantinya rumah tangga gw".

    Saya hanya menitip pesan, kalau memang ingat anak dan masih ingin memberikan dia dan melihat dia tumbuh dewasa dalam keluarga yang utuh & kebersamaan dalam sebuah keluarga harmonis padanya, berikan dengan ikhlas dan rela.
    Yang artinya, benar2x memaafkan pasangannya dan menjalankan kewajiban sbg istri seperti dulu sebelum adanya kejadian tersebut. Dan jika memang dia merasa tidak bisa memaafkan dan ingin berpisah, keadaannya harus berakhir dengan indah, seperti awal mereka bertemu. Bukan dalam keadaan penuh emosi, benci dan dendam.

    Beberapa harinya, PM cerita... dia sudah mengambil keputusan tidak bercerai! Tapi untuk kembali melayani? Dia gak mau berkata bohong.. dia belum bisa. Tapi dia janji, dengan sejalannya waktu dia akan berusaha. Update news nya PM saat itu, dia sudah memperbaiki suasana rumah dengan berbaikan kembali dengan si suami.

    3 tahun setelahnya, kita menduga ada yang ditutupi oleh PM. Kita gak terlalu mendengar keluhannya lagi. Hanya pelarian untuk bekerja keras yang tidak dapat dia tutupi dari kami teman2xnya. Tauk kenapa? Dia makin menjadi. Tapi pergi jalan dengan kami? Tidak lagi. Seakan menghilang dan menghindar. Gak tauklah. Mungkin kejadian yang sama seperti dulu pernah terulang lagi, dan mungkin dia malu dan tidak ingin berbagi cerita dengan kami. Atau.. memang dia telah berjiwa besar untuk menerima semua keadaannya. Yaa.. istilah saya dan kawan2x.. "Aman2x Ajah". Hehehehe...
    Pandangan yang salah rupanya! dan dugaan yang salah dari kami semua yang sempat mendengarkan cerita PM kala conference 3 tahun lalu.

    Hari ini saya, disapa PM lewat Yahoo Messager.. Hmm... gak biasanya. Karena kan tadi sudah dibilang.. kita sudah jarang lagi berhaha hihi dan bercerita secara detail keadaaan masing2x. Entah gak cocok waktunya atau memang kaminya yang sedang tidak punya mood bareng.
    "Zez.. "
    "Sibuk gak?"
    "Gw mau ngomong"
    "Zez... gw lagi punya masalah gede sebenernya"
    "Gw mau divorce"
    "Hari ini gw keluar dari rumah"
    "Gw gak kuat. Dikantor mewek melulu. Malu sebenernya, tapi mau diapaain lagi."
    "Gw mau kesitu yaaaa Zezzz... malu gw di kantor gak enak keliatan nangis"


    Gak lama, PM dateng ke kantor... Duuuh.. liat keadaannya... kasian banget, prihatin dan nelongso. Bukan PM yang dulu. Yang masih tegar & tersenyum biar dia punya masalah. Ada apa? Kenapa dengan dia?

    Baru liat saya di depan pintu ruang kerja saya aja, dia sudah nangis sambil teriak meraung-raung... "Zezzz... gw udah gak tahan. Gw gak sanggup. Yang selama ini gw tutupin gw gak bisa lagi jalaninnya lagi. Gw gak kuat. Gw bohong sama elo soal dulu"

    Hari ini, kawan kita ini bercerita sambil nangis dan sesegukan. Dia bilang.. saran saya dulu untuk menerima secara ikhlas suaminya dan kembali untuk benar2x melayani suaminya gak sanggup dia jalanin. Dia ternyata sudah gak kuat untuk menutup-nutupinya lagi. Dia selalu disalahkan dan dianggap orang yang tidak dapat memaafkan, tidak melayani suami dan bukan istri yang baik.

    Diantara isak tangisnya, PM menjelaskan.. seandainya selingkuhan suaminya itu dulu bukan laki2x, pasti dia masih mau mencoba kembali melayani & menjalankan kewajibannya sebagai istri, sesuai saran saya dulu... menutup luka dan berusaha kembali memperbaiki tanpa mengungkit masalah itu.

    PM bercerita, sejujurnya selama 3 tahun itulah, dia berusaha mencari tahu & belajar untuk bisa mengerti peristiwa yang tengah menimpanya dan memahami apa yang sedang dialami suaminya, mencari penyebabnya dan mendiskusikannya dengan suami, meskipun selama proses itu dia tetap merasa risih & jijik.

    Hingga pada limitnya dia tidak kuat untuk menerima dugaan-dugaan dari sekelilingnya yang seakan bertanya & mengatakan bahwa kenapa dan kenapa dirinya tidak berusaha utk memperbaiki keadaan dan menerima ikhlas ke-khilaf-an seseorang, apalagi orang itu teman hidupnya sendiri dan ayah dari anaknya. Perasaan itulah yang menyiksa dia. Satu sisi, dia tidak mau membuka aib suaminya.

    Tetapi di satu sisi... bathinnya tidak bisa berbohong, jika dia takut dan ngeri. Dia takut anaknya tahu, dia takut akan perkembangan anaknya, dia takut untuk membayangkan ke depannya
    Tercengang juga! Kaget juga mendengar ceritanya, kayak mendengar geledek siang bolong. Masak sih berselingkuhnya dengan sesama laki2x??!

    PM melanjutkan ceritanya. Sang pacar suami, seorang anak laki2x umur 20th-an berbicara sendiri dengannya. Apa saja yang telah mereka perbuat dan sudah berapa lama hubungan mereka terjalin. Gilanya... PM dianggapnya kakak. Dia mencurahkan isi hati & menuangkan kisah percintaannya tanpa mikir ada hubungannya dengan PM. Sedih, miris, prihatin dan semua rasa yang ada turut merasakan apa yg dia rasakan.

    Sederet alasan PM untuk tidak menceritakan hal yang sesungguhnya terjadi 3 tahun lalu, saat dia bercerita perselingkuhan suaminya pada kami. Tapi selama 3 tahun itulah dia mencari tahu seputar kasus yang relevan dengan kasus yang menimpa dirinya, lalu mencari jalan kemungkinan penyembuhan, merenung dan pada akhirnya mengambil keputusan yang matang.

    Ya.. itu ceritanya. Ternyata apa yang kita lihat sempurna, tidaklah sesempurna apa yang kita lihat. Tadi saya balik berbisik pada AA, "Mau gak diri lo seperti itu? Mendapatkan apa yang Tuhan berikan padanya... Cepat mendapat pasangan, anak, rumah tangga yang terlihat baik dan kehidupan yg begitu sempurna? Tapi dibalik pemberian Tuhan itu, ada sesuatu hal yang tidak lo ketahui? Sanggupkah menjalankan pelajaran yang Tuhan kasih sama seperti Tuhan kasih ke PM?"

    AA cuman nyengir... "Gaaaaaklaaah... Gaklaah... Gw gak akan iri lagi dengan rumput tetangga. Rumput gw lebih hijau! Tuhan Maha Penyayang. Tuhan tahu, gw gak bakal sanggup menerima tes Tuhan seperti itu. Ya Tuhan ya... Jangan kasih aku cobaan kayak gitu. Au zubilah minzalik. Aku gak akan iri lagi kok dengan apa yang Engkau kasih ke setiap orang".

    Hmmm... sambil senyam-senyum, saya Aminin doanya.
    Semua pengalaman orang lain merupakan pembelajaran buat kita semua, termasuk buat Zezy sendiri. Siapa sih yang tidak ingin memiliki kehidupan yang sempurna sesuai kaca mata diri sendiri? Yang selalu mendapatkan dengan cepat apa yang diinginnkannya?

    Tetapi...... ternyata...
    Tidak ada hal-hal yang sesempurna sesuai pikiran kita di dunia ini.
    Ada banyak hal yang Tuhan bicarakan pada umatnya melalui pengalaman2x teman2x & sekeliling kita, bahwa apa yang Dia berikan sudah ada porsi & takarannya masing2x bagi tiap2x makhluknya. Karena Dia yang Maha Tahu!

    Baca Lebih Lengkap...

    Thursday, January 25, 2007

    LARILAH ke TUHAN

    "Coba LARILAH kamu ke TUHAN, jika kamu punya masalah!"

    Kata-kata itu siapa sih yg selalu ngucapin? Kata-kata menghibur yang biasanya dipakai untuk memberikan solusi seorang kawan yg sedang dirundung masalah & problem dalam hidupnya kan?!


    Mungkin gak semua orang yang bisa ngucapin seperti itu.. Ada juga yg suka menyarankan untuk berbuat hal2x yg mungkin (sekali lageeee... mungkin!) menyesatkan pada orang yg lagi 'buntu' pikirannya dalam menghadapi masalah mereka.

    Tapi.. sejauh yg kutahu... kebanyakan orang, terlepas dia itu seorang agamais atau atheis, fanatik beragama atau tidak tahu pendalaman tentang ajaran agama... selalu memberikan dukungan moril dengan kata2x seperti itu.. jika mereka tidak bisa memberikan solusi apa2x terhadap orang lain yg lagi ditimpa masalah.

    Tapi, coba bayangkan deh... siapa sih di dunia ini yg gak pernah punya problem & masalah? Hahaha.. namanya masih 'hidup' ya pasti selalu ada masalah-lah.
    Heiiii... jangan berkerenyit jidatnya.. ini hanya pendapatku kok.. :P

    Kenapa harus lari ke Tuhan??
    Ya itu kembali kepada keyakinan masing2xlah. Gak semua orang toh yg yakin akan keBesaranNYA?! kenapa aku bicara gitu?? Enteng banget kayaknya ya??
    Gaklah... aku gak enteng.. Cuman terkadang aku mikir... segala sesuatu itu ujung2xnya adalah keputusan Tuhan. Bukan karena hebatnya seseorang yg ditunjuk sebagai perantara. Tapi kenapa masih banyak orang yg meragukan keberadaanNYA?

    Maksudnya gini, klo orang sakit... memang benar kita harus lari ke dokter. Tapi.. dibalik itu semua... melalui tangan2x dokter itulah Tuhan membantu kita.
    Tapi apa samakah dengan jika ada orang yang lari ke dukun atau OP untuk mengatasi persoalannya?? Apakah Tuhan juga menggerakkan tangan mereka untuk mewujudkan keinginannya?

    Hmm.. itu yg perlu dipertanyakan..
    Pertanyaanku adalah.. kenapa kebanyakan orang harus ke dukun sih? kenapa harus ke OP sih? dimana mereka (para OP dan dukun itu) meminta bantuannya juga langsung ke Tuhan kok.. (atau SETAN ya? aku gak tau-lah). Kenapa harus lewat perantara sih? Kenapa gak langsung ke Tuhan?

    Pikirku hanya satu... OP dan dukun2x hanya menyampaikan pesan & keinginan kita ke Tuhan... apa orang-orang itu gak takut ya.. klo permintaan mereka salah disampaikan ke Tuhan (kayak maen bisik2xan di pramuka dulu... kekekek... awal pesennya apa.. bisa sampe di akhirnya apa.. hehehe.. gak nyambunglah istilahnya).. kan mending langsung ngomong sendiri ke Tuhan.

    Apa karena mereka gak PeDe kali yaaa... apa mereka pikir.. Tuhan gak bakal ngedengerin Doa yg langsung diucapin dari ujung lidah dan mulut sendiri?
    Apa karena mereka gak yakin Tuhan Maha Mendengar?
    Apa karena mereka gak bisa tahu dan baca cara Tuhan bicara & menjawab pertanyaan2x mereka?
    Apa karena mereka merasa gak pantas untuk bertemu langsung dengan Tuhan dan menyampaikan sendiri keinginan, cita2x dan permohonannya ke Tuhan?
    Apa mereka pikir Tuhan itu galak & tidak penyayang serta pilih kasih?

    Whuaaaa.... Tuhan itu Maha.. Maha.. dan Maha... Segala-galanya.
    Coba larilah ke DIA jika kalian punya masalah & problem... Gak ada tempat mengadu seindah tempat yang Dia sediakan.. :)

    Semoga gak ada lagi orang2x dan kawan2xku tercinta yg lari kemana2x selain ke arah DIA, amin.

    Baca Lebih Lengkap...

    Thursday, January 04, 2007

    Mengelola Amarah.. :)

    PimpingYourSpace.com. All you can need.

    Kemaren Zezz belom sempet nulis lagi.. tapi karena disapa oleh si Abah Ruli dalam salah satu blog Zez.. Jadinya Zez mampir sebentar di blognya dia.

    Ada yang bagus dari postingan si abah tea satu ini... belom sempet nih Zezz bikin komentar mengenai tulisannya.. Coba deh kalian baca ajah dan klik langsung blognya dia ya..

    Abah Ruli Poenya Cerita: Opini: Mengelola Amarah

    Dia kasih resep buat ngelola rasa marah.
    Katanya siiih... masih marah-marah juga.. (whuakakakakakakkkk)... tapi.. dikit..!


    Ngomong2x soal marah... Zez juga sering dibilang "Jangan marah2x dong Zez! Gitu ajah masak marah?!", klo lagi bicara sedikit teriak waktu ngasih tau orang yg nanya berulang-ulang dan gak paham2x apa yg dimaksud.
    HUh.. padahal itu kan namanya bukan marah2x lhoooo.. Zezzy gak marah loooh... Taapiiii.... bicara sedikit keras, dengan sedikit penegasan.. Whekeekekekekek... :D :p

    Ada tambahan dikit deh untuk 'Mengelola Marah' selaen yang ditulis abah tea itu..
    • Nangis ajah sepuasnya... guling2x klo perlu.. (tp jgn di depan orang banyak! malu! ntar dipikir gila lageee...)

    • Ambil wudhu.. Shalat.. sujud yg lama.. ngadu dan laporan... (apa yg mau kalian kaduin.. kaduin ajah ke DIA.. ;)..

    • Tapi yang jelas... niy yg jelassss.. klo udah mau marah... mendingan makin merendahkan posisi tubuh kita deh. Misalnya: klo posisi tubuh pas napsu pengen marahnya keluar itu lagi posisi berdiri, ya sebaiknya lirak-lirik cari bangku deh.. buat.. duduk! bukan buat ngelempar tuh bangku... (hihihihi). Klo masih mau loncat tuh hantu yg ada di kepala... ya coba cari posisi membungkuk lagi yang lebih rendah.. ato gak, emang harus sekalian dibawa badannya untuk berbaring ajah... alias tidur.. :)


    Tauk gak kenapa? Duluuu niy... kata si Ayah Zez.. Jangan sampai ketika kita marah, tubuh kita ini kita ajak naik juga, karena hal itu akan memancing naiknya emosi. Jika amarah kita naik, semakin mudah bagi hantu2x mengajak kita berbuat ke hal-hal yang buruk.

    Coba inget2x deh... waktu kita marah dalam posisi berbaring.. lalu ingin mengekspresikannya.. kan gak terlalu 'hot' rasanya untuk meluapkan emosi marah itu.. alias gak enak lah.. masak ngoceh2x dan marah2x sambil baringan... hihihi... trus.. utk supaya lebih lepas emosinya, pasti kita langsung bangunin tubuh kita untuk duduk.. dan selanjutnya langsung berdiri.. dan jika kita sudah berdiri.. kita pasti akan melangkah, berlari atau mengejar dan menghampiri sesuatu atau orang yang membuat kita marah kan?! Benar gaaaaak??!

    Klo udah begitu? apa yang selanjutnya terjadi???! Ckckckck.. dijamin bukan amarah kita yang teredam. Tapi makin menjadi tuh hantu2x yang menari2x di kepala kita.

    Hasil akhirnya apa? Bisa diduga... kejadian dan peristiwa luar biasa deh.. yg nantinya bisa bikin kita sendiri nyesel.. atau... orang lain yang menyesalinya..

    Semogaaaaaaaaa... (niy semoga ya.. - namanya juga usaha) abis baca ini... kita semua bisa mengelola amarah dengan cantik. Bukan hanya Zezy ajah.. tapi kalian semua. Okeh.. Mmmuuuaachh.. :*

    Baca Lebih Lengkap...

    Monday, October 02, 2006

    SeAndainya kita iNi SelebRitis... Udah siap belom sih?!

    myspace code

    Dari beberapa waktu lalu, ada yang kesel banget. Eh.. gak kesel siiiy... cuman ada yang lagi gak suka ajah ama tingkah laku seorang kawan.

    Gara2x FS...
    Gak tau yaaa... mungkin Bete ajah... gara2xnya gini.. Apapun yg dia ganti dan pasang di profilnya.. selalu diikutin... Tadinya dia gak terlalu peratiin.. tapi kok lama-lama nih kawannya menjadi meng-gila...

    Ada komentar dari seorang kawan dalam menanggapi keluhan itu...
    Apa coba?!... "alaaaa.... anggap ajah elo itu selebritis.. lo itu emang kiblat dia dalam hal gaya apapun.."
    "Aturannya lo bangga... smua yang lo lakuin selalu dianggap baik.. jadi dia pengen ajah ngikutin apapun dari elo. Syukurin itu. Itu kan nikmat Tuhan buat elo".

    Argggggghhh... tapi teteep dia gak sukaaaaaaaaaa... kenapa sih tuh orang gak bisa ciptain gaya sendiri... Ergggghhh...

    Tapiiii nih ya... Zezy kasih tauk...
    Ada beberapa kata2x bijak dan nasihat bijak untuk mengilangin rasa Bete itu kalo punya dan ketiban masalah yang seperti itu.

    Dulu Bunda juga pernah bilang, "kalau gak mau disamain ma orang lain, nanti kamu buat sendiri pabriknya kalau sudah besar atau kamu bikin karya sendiri, biar gak ada orang yg nyamain barang2x kamu". Ini ucapan Bunda, kala Zez protes kenapa temen di sekolah SD dulu, selalu membeli tas, sepatu atau tempat minum yang sama dengan kepunyaan Zezy. Padahal, tas itu kan sebenernya dijual dengan berbagai warna.. tetapi.. kenapa sih temen Zezy itu senengggg banget beli dengan benda & warna yang semuanya sama!

    Ayah pernah bilang, "Nabi saja, justru senang & menyuruh umatnya untuk mengikuti jejaknya, kenapa kamu gak senang... jika orang lain mencontoh hal yang dianggapnya baik dari kamu? itu ibadah & amal jariyah"

    Kawan2x lain dalam komunitas yang berbeda pernah bilang juga, "Itu tandanya elo dianggap lebih baik dari mereka.. Sebenarnya, mereka itu iri dengan apa yang elo punyain. Elo termasuk orang yang beruntung, karena ada orang yang ingin menjadi seperti elo".

    PimpingYourSpace.com. All you can need. .... Nah jadiiiiii... Jangan pernah bete, ngamuk2x sendiri, ngedumel sendiri.. apalagi kesel ama orang yang selalu nurutin gaya2x kita. Anggap ajah kita lagi belajar jadi selebritis, lagi dikagumi sama fans2x yang akan punya jasa besar buat ngebesarin kita jadi orang besar.

    Kalau masih belum terima juga?! Wah wah.. wah... itu namanya diri kita ini belum sanggup buat jadi public figure atau selebritis alias orang Te Ope Be Ge Te... Hahahaha. Udah..udah.. udah.. Gak usah dikeki'in lagi deh...

    Gimana mo jadi orang besar sih, klo sifat jelek model gitu dipelihara?! Wong baru jadi orang kecil ajah sudah belingsatan, mikirin kenapa ada orang yang suka meniru diri kita. Aturannya kan disyukurin.. itu nikmat Tuhan kalo dia itu calon public figure eh seleb kecil-kecilan. Ckckckck...

    Baca Lebih Lengkap...

    Saturday, September 02, 2006

    Susahnya Merubah Kebiasaan Adat Turun Temurun

    Sungguh beruntung kita dilahirin sebagai orang yg bisa memeluk suatu kepercayaan dengan baik untuk menjadi pedoman hidup, dan kita bisa ngejalaninnya tanpa harus pusink kepala kebingungan membedakan mana yg benar dan mana yg salah.

    Sebetulnya itu hanya masalah kepercayaan. Coba lihat, berapa banyak kepercayaan yang ada di muka bumi ini? Banyak! Banyak sekali. Tapi, apakah semua bisa mengaku benar dan paling benar jika enggak punya rasa percaya.

    Percaya itu datang karena kebiasaan. Kenapa Zez bisa bilang gitu?


    Seorang kawan terlahir dan besar dalam lingkungan keluarga yang menganut budaya jawa yg sangat kental.
    Gak heran, sewaktu dia beranjak dewasa dan bisa berfikir sejalan dengan kepercayaan yg diyakininya, dirinya merasa bingung. Apa yg harus diperbuat jika menurutnya kebiasaan yang sering dijalaninya & keluarganya dulu menurutnya tak sejalan?

    Apakah dia termasuk orang yg tidak melestarikan budayanya?

    Ingin rasanya dia memberontak. Tapi gak kuasa, kala kedua orangtuanya tetap menjalankan budaya serta ritual yang menurut mereka usaha untuk buah kebaikan kawanku itu, mencarikan JODOH! Yup, mereka berharap jodoh bagi anak mereka segera tiba.

    Mandi, tabur bunga, memakai benda, menyiram minyak wangi dsbnya.

    Sejalan dengan itu, kawanku bercerita.. sesekali dirinya tak ingin menolak, meskipun hatinya bertentangan, dan dia menganggap.. tokh.. udah banyak usaha yg dilakukan melalui cara itu, gak juga muncul jodoh baginya.

    Pintu kesempatan untuk mengungkapkan betapa tak setujunya dia terhadap kedua orangtuanya mengenai hal itu, belum sempat diucapkan.

    Hingga suatu hari, sang Bapak sakit dan meninggal di rumah sakit.
    Seluruh anak, menantu berkumpul. Mereka bergantian membacakan doa & membimbing sang bapak untuk mengingat kepada Tuhan.

    Menurut kawanku, air mata tak kuat dibendung.. ketika dengan mata kepala sendiri, dia menyaksikan bapaknya yang sudah tak berdaya menampakan ekspresi marah & tidak senang, ketika doa untuk membimbingnya dibisikkan di telinganya. Hingga dalam keadaan sakaratul mautpun ia tak ingin diingatkan Tuhannya.

    Sejak kepergian sang bapak, kawanku mulai memberanikan diri membuat pencerahan untuk membukakan pikiran keluarganya yang sudah terbiasa menjalankan ritual yang telah turun temurun & tidak selalu benar.

    Dengan berbekal kejadian yang dialami sang bapak ketika sakaratul maut, dia berusaha meyakinkan bahwa kebudayaan yang dapat mensekutukan Tuhan, akan berbuah tak baik bagi yang menjalaninya. Semakin jauh dan jauh.

    Usaha itu, masih terus dijalaninya. Tapi alangkah kagetnya dia.. ketika belum sampai 40 hari kematian sang bapak. Si Ibu sudah memanggil ruh bapak melalui bantuan seorang paranormal yang katanya bisa kemasukan ruh orang yg sudah meninggal.

    PimpingYourSpace.com. All you can need. Mungkinkah itu??! Hal yang sudah menjadi kehendak Tuhan dipanggil lagi melalui tangan manusia dan kehendak manusia?
    Miris & prihatin mendengarnya. Ya itu salah satu adat yang sudah dipercayai sejak dulu, meskipun tidak sejalan dengan keyakinan yang dianutnya.

    "Telah putus semua hubungan anak manusia jika dirinya telah dipanggil Tuhannya, kecuali 3 perkara: Amal jariyah, ilmu yang bermanfaat & anak yang shaleh".

    Kasian, kawanku ini. Semoga dia diberikan kekuatan iman, ketabahan & kesabaran untuk bisa membukakan jalan yg terang buat keluarga, saudara2xnya untuk kembali ke jalan Tuhannya, amin

    Baca Lebih Lengkap...

    Saturday, July 15, 2006

    Idol... Idola... or Dodol...

    Beberapa hari ini, gw baca komentar orang2x pada ngebahas soal Zinadin Zidane, pemain bola & Kapten Perancis yang kena kartu merah waktu Final World Cup 2006. Terlepas dari berita huru hara dia terprovokasi dan gak bisa nahan emosi sampai buat dia maen nyundul Materazzi (Italy) ma kepala gundulnya, gw berpendapat... seseorang sejago apapun dia.. sestabil apapun emosinya.. jika sesuatu yang menjadi idolanya disentuh2x.. pasti bisa bikin dia lost control...


    Coba liat deh... gara2x panas kuping, denger orang2x yang dia sayang, yang dia cinta, yang dia idola-in diejek atau dihina atau dianggap rendah.. Zidane bisa gak mikir panjang kalo dia itu lagi bawa amanat negaranya.. (alias lagi berperan jadi idola)... Dia lupa, kalo dia itu bukan saja bawa nama diri dia sendiri lagi.. tapi dia itu bawa nama tim sepak bolanya dan juga bawa nama negaranya. Dia gak bisa bertindak sesukanya untuk diri sendiri karena dia mewakili beribu2x, berjuta2x tindakan orang lain yang mendukungnya.

    Wuuuiiih... kasian juga ya. Hehehehe... kasian disini, bukan karena apa2x.. Ya karena gw mikir ajah.. susah deh rasanya klo kita ini punya beban klo mau bertindak apa2x... dan mau apa2x... smua harus mikir2x panjang.. Eh.. eh.. bukannya mau bertindak seenak-enaknya dan seudel-udelnya sendiri sih.. tapi... hanya ngebandingin ajah... klo kita gak punya beban.. palingan kita bertindak cuman buat diri sendiri.. mentok2x ya... bawa2x pribadi dan nama keluarga doang.. nah klo lebih jauh lagi.. model si Zidane.. udah pake membawa nama sendiri, bawa keluarga, bawa negara dan ngebawa smua orang yg lebih luas lagee.. lebih punya beban kan.. kekekekekekkk...

    Lucu kan, klo si Zidane yang diidolain banyak orang bisa bikin kecewa banyak pengidolanya, gara2x idola sang idola disentuh2x.. hahahahaha...

    Hmmm... tapi ada lagi niiy yang lain... soal Puteri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata.. Belom abis masalah Zidane rame diomongin orang, Nadine juga diomongin orang.. Gara2x wawancaranya dia. Nadine dicemooh karena bahasa Inggrisnya yang gak bagus.

    Gw baca banyak di milis-milis soal celaan dan rasa sesal dari orang-orang yang udah lihat video clip rekaman wawancaranya Nadine.Tapi kok semua nyeleneh. Heiiiii... mungkin termasuk gw dan temen2x di kantor juga bersikap begitu sih.. nyeleneh juga.. paling gak.. ya ketawa-ketawa sedikit ada juga... hehehehe... abisan lucu & konyol juga.

    Semua yang di milis berdebat cuman karena bahasa nya. Tapi mungkin ada dikit beda bahasan yang gw dan temen2x kantor bahas... Kita semua emang sependapat kalo emang begitu keadaannya 'kenapa harus Nadine yang dikirim jadi duta Indonesia di Miss Universe 2006 sih?
    Ada pertanyaan wawancara si Nadine mengenai siapa sih idolanya? Dia jawab, ibu Teressa. Kekekekek... ini mungkin maksudnya si Nadine. Meskipun, dia justru bilang.. kalo ibu Teressa itu yang mengidolakan dia. (ini di video klip wawancara lookss.. klik ajah http://www.missuniverse.com/delegates/2006/files/ID-closeup.html)

    Yayayaya.. terlepas dari kesalahan ngomong ato apa... Lagi2x.. kan seseorang yang diutus jadi Duta.. bukan bersikap untuk dirinya sendiri.. tapi mereka sudah membawa sederetan nama2x lain.. termasuk negaranya... Mungkin aneh banget ya ocehan kita2x.

    Ini penggalan ocehan2 kita2x...
    "Woiii.. klo menurut gw.. emang kacau tuh Inggrisnya.. tapi kayaknya bukan Inggisnya yg bikin parah deh... tapi lebih ke wawasannya dia".
    "Ya tetep ajah.. masak bisa kebalik2x gitu, tapi tetep ajah bikin malu, kenapa gak pake translator aja klo emang pas2xan. Toh ada dua negara yang pake translator".
    Trus.. obrolan kita juga berlanjut lagi... "Nih liat deh.. dia kan ditanya idolanya... kenapa sih harus orang luar yang dia sebut sebagai idola? emangnya gak ada idolanya yang lain dari negara sendiri? Emang sih, gak papa mo nyebutin idola dia itu Ibu Teressa.. toh banyak orang yang mengidolakannya. Cuman ajang ini udah jelas bawa nama masing2x negara".
    "Iya yaa.. kenapa gak dia bawa2x kek idola dari negeri sendiri.. sebutin kek satu dua orang idola dalam negeri.. yg gak ato belom ngetop biar bisa nemenin ibu Teressanya itu jadi idola.. kan bisa nambah nilai jualnya di mata juri"... bla.. bla.. bla.. blaaaa...

    Huekekekekekekekkk... kita ketawa2x ngakak.. bukannya kenapa2x.. Emang bener looohh... meskipun ocehan2x kita gak mutu.. karena yang kita ocehin toh bukan temen2x kita dan kita gak kenal mereka semua. Tapi paling enggak.. dari sana, gw berpendapat soal idol, soal idola yang bisa dikaitkan dengan ke-dodol-an..

    Dodol itu kan jenis makanan. Khas daerah banget... Rasanya manis, kenyal, alot, tapi tetep ajah ada orang yg suka. Meskipun, banyak orang juga yang memplesetkan bahwa dodol itu dungu, kebodohan, ato ketololan.. (Urrrghh... bahasa kita emang udah jadi kacau ya.. Hikss...)
    Idol, Idola... apapun tingkah lakunya.. selalu bagaikan dodol (manis, kenyal, alot tapi tetep ada orang yang suka)..

    Klo liat Zidane, biar kelakuannya minus saat itu.. tetep aja ada yg suka... dan para pengidolanya tetep ber-empati dengan apa yang dilakukannya.

    Klo liat Nadine, wah.. meskipun ada yang gak sreg dengan pengiriman dia menjadi duta buat ajang Miss Universe 2006, karena dianggap memalukan.. tetep ajah ada yang belain Nadine.. bukan Nadine yang harus disalahin. Tapi justru yang memilih dia yang menjadi duta Indonesia yang seharusnya belajar dari kekurangan2x yang ada.

    Pokoknya... gini ajah deeeh... buat si idol alias idola maupun pengidola, kalian semua selalu berdekatan dengan yang namanya dodol.. jadi... hmm... kayaknya harus bisa deh.. memanfaatkan dodol itu menjadi sesuatu yang bermanfaat.

    Liat ajah, klo udah kebanyakan makan dodol yang manis itu, kita pasti enek (alias mo muntah), trus.. kenyalnya? ya.. harus bisa bersikap & bersifat fleksibel.. trus klo Alot? Hahahaha... Alot disini... gambarin suasana-nya.. di sekitar para idol, sekitar para idola, ato sekitar para pengidola.. udah dapat dipastikan suasana alot bisa dateng sekonyong2x tiba2x.. Jadi,, harus pinter2x maeninnya.. Gak bisa seenak udelnya ngikutin kata hati yang belom tentu bawa bagus buat diri sendiri dan semua yang diwakili... Nah yang terakhir... Tetep ada yang suka ama dodol... Ini artinya... klo jadi idola.. jika gak bisa maenin peran cita rasa dodol... ya bisa ajah ditinggal sementara ma penggemarnya.. tapi jangan takut.. penggemar dodol pasti akan balik lagi mencarinya suatu hari nanti...

    Andai ajah Zidane dan Nadine bisa bermain cantik bak seorang idol yang bercita rasa dodol... waaaah... gak akan ada niiiy berita caci maki yang gw baca minggu2x terkhir ini.

    Seharusnya niiiy, (mulai deh sok tau gw.. kekekekekkkk...) Zidane tinggalin peran dia sebagai pengidola (saat permainan berlangsung). Dia seharusnya inget, bahwa saat itu, dia berperan sebagai Idol.. Idola bagi orang lain, yang harus jaga sikap dan cita rasa si dodol.

    Sedangkan Nadine? Dia justru gak bisa nempatin diri dia pada saat, dia harus menjadi duta sebagai wakil Idola Indonesia yg diidolain di luar negeri. Meskipun dia ini dipancing berperan sebagai pengidola. Kan seharusnya dia bisa dilihat bahwa dia pantas diidolain karena rasa nasionalisme yg tinggi denga ngebawa-bawa idolanya yang dari negaranya sendiri. Tapi sayangnya.. dia lupa (kali yeee), karena dia ternyata masih memakai jubah sebagai pengidola pribadi sendiri. Kenapa begitu ya?

    Huakakakakkkk... jangan tanya kenapa! Karena gw dan juga kalian belom pernah jadi idol.
    Hmm.. klo tanya orangtua kita?! ya mungkin bisa, dan mereka mungkin bisa jawab. Karena orangtua... hampir smua.. selalu menjadi idol anak2xnya...

    Naaaaa kelak... gw juga mau siiy... dijadiin idol... idola... tapi dalam skup kecil ajah deh.. ma anak2x gw.. dengan jagonya gw berperan sebagai dodol itu tadi...

    Baca Lebih Lengkap...